Salah satu masalah pokok yang dihadapi bangsa dan negara Indonesia adalah masalah pengangguran. Pengangguran yang tinggi berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap kemiskinan, kriminalitas dan masalah-masalah sosial politik yang juga semakin meningkat. Dengan jumlah angkatan kerja yang cukup besar, arus migrasi yang terus mengalir, serta dampak krisis ekonomi yang berkepanjangan sampai saat ini, membuat permasalahan tenaga kerja menjadi sangat besar dan kompleks.

Pengangguran terjadi disebabkan antara lain, yaitu karena jumlah lapangan kerja yang tersedia lebih kecil dari jumlah pencari kerja. Juga kompetensi pencari kerja untuk berkarir tidak sesuai dengan pasar kerja.Selain itu juga kurang efektifnya informasi pasar kerja bagi para pencari kerja.

Fenomena pengangguran juga berkaitan erat dengan terjadinya pemutusan hubungan kerja, yang disebabkan antara lain; perusahaan yang menutup/mengurangi bidang usahanya akibat krisis ekonomi atau keamanan yang kurang kondusif; peraturan yang menghambat inventasi; hambatan dalam proses ekspor impor, dan lain-lain.

Untuk itu perlu diupayakan cara mengatasi pengangguran, antara lain sebagai berikut:

a)      Meningkatkan mutu pendidikan,

b)      Meningkatkan latihan kerja untuk memenuhi kebutuhan keterampilan sesuai tuntutanindustri modern,.

c)      Meningkatkan dan mendorong kewiraswastaan,

d)     Mendorong terbukanya kesempatan usaha-usaha informal,

e)      Meningkatkan pembangunan dengan sistem padat karya, 

f)       Membuka kesempatan kerja ke luar negeri

nah apa lagi sekarang kita sering kali mendengar Industry 4.0 yang kalo di artikan dalam bahasa mudah nya adalah dimana semua pekerjaan dimudahkan oleh “alat” yang terkomputerisasi secara baik. banyak hal yang dikhawatirkan tentang ini, dimana akan berkurang nya peran manusia dalam suatu bidang industri dan mungkin bisa menyebabkan lonjakan pengangguran di negara kita. apa kita siap menghadapi Industry 4.0? mari kita liat kedepan nya bagaimana.