Tangan kotor sebabkan bakteri jahat masuk ke dalam es batu yang dibuat di rumah. Ternyata bakteri yang ada tak sepenuhnya mati jika didinginkan. Penambahan es batu jadi hal praktis untuk membuat minuman dingin. Minuman yang dingin kerap dikonsmsi warga Indonesia di siang hari, apalagi saat cuaca sedang terik. Sehingga es batu jadi salah satu bahan yang laris manis dan selalu ada di lemari es. Tapi ilmuwan menuturkan kalau es batu mengandung banyak bakteri.

“Es batu berkaitan erat dengan berbagai penyakit,” jelas Benjamin Chapman selaku spesialis asosiasi professor dan keamanan pangan di North Carolina State University, Amerika. Banyak orang yang berpikir kalau bakteri jahat akan mati jika dibekukan. Hal itu tak sepenuhnya benar. Buktinya, para ilmuwan bisa memelihara bakteri dan virus di laboratorium selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

“Tidak ada bakteri atau virus yang kita khawatirkan terkait penyakit yang ditularkan melalui makanan – listeria, E. coli, salmonella, norovirus yang patogen, (semuanya) mati ketika dibekukan,” jelas Chapman.
Untuk memperlambat pertumbuhan sebagian besar bakteri, Food and Drug Administration (FDA) merekomendasikan untuk tetap menyalakan freezer di suhu 0 derajat Fahrenheit atau di bawahnya. Sayangnya, menurut pakar nutrisi, Chris Rilley, bakteri seperti listeria masih bisa berkembang di dalam es. Orang dewasa yang mengonsumsi bakteri listeria bisa terjangkit demam, muntah dan diare. Tapi dampaknya berakibat cukup fatal bagi wanita hamil.

Bakteri yang ada umumnya masuk lewat tangan Anda sendiri. Anda pasti terbiasa langsung mengambil wadah es batu dari kulkas tanpa mencuci tangan lebih dulu. Bakteri yang ada di tangan tadi menempel di wadah es batu. Karenanya, selalu cuci bersih tangan sebelum mengambil wadah es. Jaga terus kebersihan wadah es batu. Jangan sampai menyimpan wadah tak terpakai di dalam freezer dalam waktu yang cukup lama. Sebab bakteri yang ada bisa saja menyebar ke seluruh ruang freezer Anda, jelas Riley.

Selain itu, pastikan makanan beku yang tersimpan di dalam freezer tersegel dengan baik. Pastikan juga Anda mencairkan dan membersihkan seluruh gumpalan es yang ada di dalam freezer minimal setahun sekali. Sebab freezer yang jarang dibersihkan mempengaruhi rasa serta aroma es batu yang Anda simpan di dalamnya. Selian itu, bakteri yang ada juga akan mudah tersebar ke seluruh bahan beku yang ada di dalam freezer. Para ahli juga menyarankan agar terus mengisi dan membersihkan wadah es. Sebaiknya, isi wadah es dengan air sehari sebelum mengonsumsi es batu.